Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai

Kepengecutan yang paling besar adalah ketika kita membuktikan kekuatan kita kepada kelemahan orang lain.
-Jacques Audiberti-

Sejarah Desa Sei Nagalawan

by Idi Suwardi , at 10.29 , has 1 comment
Sejarah Desa Sei Nagalawan - Desa Sei Nagalawan sudah berdiri sekitar tahun 1800, yakni pada saat terjadi migrasi suku bangsa Banjar yang berasal dari Pulau Kalimantan menuju Pulau Sumatera. Migrasi yang mereka lakukan bermula pada daerah Langkat Sumatera Utara dengan tujuan membuat atap sebuah bangsal di Perkebunan Langkat. Seiring berjalannya waktu, suku bangsa Banjar tersebut mulai bertambah. Oleh karena itu, mereka meminggir sampai ke daerah Perbaungan. Akibat migrasi tersebut sebahagian suku bangsa Banjar ini menempati daerah Nagalawan.

Pada awalnya daerah ini terdiri dari 2 (dua) desa yakni Desa Sei Nipah dan Desa Nagalawan. Namun, pada masa Penghulu Saman yang memerintah desa pada sekitar tahun 1949, nama desa ini diganti menjadi Desa Sei Nagalawan, yang terdiri dari 3 (tiga) dusun sampai sekarang. Posisi desa yang terletak pada dataran rendah yakni yang berjarak dari laut sekitar 3 - 4 km. daerah persawahan yang membentang di sekitar desa ini. Pantai yang dekat dengan desa secara alamiah menyebabkan masyarakat memanfaatkan potensi alam yang ada dengan melaut guna untuk memenuhi kebutuhan hidup. Desa Sei Nagalawan adalah salah satu desa dari 41 desa yang ada di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Desa Sei Nagalawan mempunyai luas wilayah 871 Ha, yang terbagi atas 3 (tiga) dusun yang wilayahnya memiliki batas -
batas yakni:

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka,
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Lubuk Bayas,
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Teluk Mengkudu, dan
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Pantai Cermin.

Letak Desa Sei Nagalawan adalah 7º 50 ́ LU 9º 21 ́ LU dan 97º 18 ́ BT - 98º 42 ́ BT. Secara geografis jarak Desa Sei Nagalawan ± 14 km dari Kecamatan.Berdasarkan wawancara dengan Kepala Desa dan beberapa tokoh masyarakat yang mengetahui tentang sejarah Desa Sei Nagalawan, bahwa kepemimpinan Kepala Desa di Desa Sei Nagalawan ini telah berganti sebanyak 8 (delapan) kali, yakni:

No
Nama
Tahun
1
Saman
1940 – 1952
2
Muhammad
1952 – 1957
3
Tuganal
1957 – 1971
4
Siab
1971 – 1972
5
Tuganal
1972 – 1987
6
Umar
1987 – 2006
7
Ishaq
Januari 2006 – Juli 2206
8
Sahrun
Agustus 2006 -
9
Japar Siddik
Sekarang
Sumber : Data Desember 2013

Pada masa kepemimpinan Bapak Umar yakni sekitar tahun 2000, Pemerintah Desa Sei Nagalawan memiliki program kerja guna peningkatan kapasitas dan kegiatan menganyam tikar purun. Program tersebut dilakukan dengan membuat pengelompokan para pengrajin, sehingga lebih memudahkan dalam hal koordinasi terhadap kebutuhan yang mereka butuhkan, serta dalam hal pendatangan bahan baku yakni tanaman purun yang ada pada saat itu mulai sulit ditemukan. Namun, program kerja tersebut tidak berlangsung lama. Hanya bertahan sampai akhir masa kepemimpinan kepala Desa Umar. Sampai saat ini, Kepala Desa yang menjabat tidak memiliki program kerja yang dapat meningkatkan kapasitas dan kegiatan menganyam. Menurut pengakuan dari Kepala Desa Sahrum faktor yang menghambat tidak berjalannya lagi program kerja Kepala Desa Umar disebabkan mulai sulitnya mendapatkan bahan baku yakni tanaman purun, sehingga jika ada maka tersedia dengan harga tinggi. Oleh karena itu, yang menjadi pengrajin saat ini hanyalah beberapa orang pengrajin saja yang memiliki cukup modal. Kondisi jalan menuju Desa Sei Nagalawan dari simpang Sei Buluh sangat buruk. Tanah dan bebatuan yang apabila hujan akan becek dan licin. Perjalanan dari Simpang Sei Buluh ke Desa Sei Nagalawan sekitar 10 km. mereka sudah meminta kepada Pemerintah Daerah untuk memperbaiki jalan, namun sampai sekarang tidak ada tanggapan dari Pemerintah daerah. Walaupun dengan kondisi jalan mereka yang seperti itu, mereka tidak pernah berputus asa untuk menjalankan aktivitas mereka baik sebagai nelayan, penganyam tikar bagi para isteri nelayan, buruh dan petani.

Kondisi alam dan lingku ngan di Desa Sei Nagalawan terawat dengan baik, mulai dari kondisi pantai sebagai tempat pariwisata, lahan persawahan, mangrove dan tanaman lain. Begitu juga dengan kondisi desa ataupun kondisi lingkungannya yang terlihat sangat bersih. Mereka sangat mengutamakan kebersihan agar kesehatan selalu terjaga. Namun, sumber daya alam tersebut mereka kelola sendiri karena ketidak pedulian Pemerintah Daerah terhadap sumber daya alam yang ada di Desa Sei Nagalawan begitu juga dengan masyarakatnya. Lain halnya dengan hutan mangrove yang tidak terawat dan tumbuh liar di sepanjang perjalanan menuju Desa Sei Nagalawan, adapun yang terawat hanya sekitar 2 (dua) Ha itupun mereka kelola sendiri dengan baik, setelah selebihnya mereka jadikan sebagai lahan persawahan guna untuk meningkatkan ekonomi keluarga yang hasilnya pun cukup menguntungkan bagi masyarakat desa Sei Nagalawan dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Kondisi lingkungan di Desa Sei Nagalawan terlihat begitu sejuk dan bersih, yang sangat dirawat oleh masyarakat setempat karena bagi mereka kebersihan harus tetap terjaga agar dapat terhindar dari segala macam penyakit.
Idi Suwardi
About
Sejarah Desa Sei Nagalawan - written by Idi Suwardi , published at 10.29, categorized as Sejarah . And has 1 comment
1  comment Add a comment
Sei Nagalawan tanah kelahiranku
Reply Delete
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2013 DESA SEI NAGALAWAN by
Modified by Idi suwardi, Original by Damzaky